Hi semuanya….
Para pembaca sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang “Pemuda dan Sosialisasi”, untuk mempersingkat waktu lebih baik kita langsung saja menuju isi, selamat membaca.
Setiap kali saya melihat sekitar selalu saja banyak sekali pemuda yang berhias berlebihan terlebih lagi apabila laki-laki yang berhias bagaikan peremuan, adapula yang mengunakan model rambut seperti sapu yang saya sendiri tidak mengeri untuk apa karena tidak mungkin orang itu dijadikan sapu oleh orang tua nya, yang lebih parahnya lagi banyak sekali orang yang menyebut dirinya gaul dan anak punk tetapi yang saya lihat hanyalah masusia yang membolong-bolongi tubuh nya ddengan logam malah ada yang seperti sapi pakai anting di hidung, oleh karena itu saya membuat karya tulis ini agar para pembaca dapat menyadari yang sebernarnya dan saya bisa mengeluarkan pendapat saya melalui tulisan saya ini.
Di dunia ini kita semua diciptakan berbeda-beda satu sama lain maka kita harus mensyukuri perbedaan ini dengan segala kelebihan dan kekurangan nya karena bila semuanya diciptakan sama dan sempurna hidup kita akan menjadi sangat membosankan dan sangat tidak berwarna seperti hanya ada warna putih dan hitam sedangkan dengan perbedaan yang ada maka dunia kita ini jadi lebih berwarna dan bervariasi. Selama ini yang saya lihat bisa keluar, saya hanya dapat melihat hal yang sama saja, kenapa demikian? Karena pemuda zaman sekarang hanya dapat mengikuti zaman, itu benar-benar tidak kreatif mereka hanya bisa menngikuti jejak orang lain benar-benar memalukan karena mereka bertingkah dengan sangat percaya diri padahal mereka hanya mengikuti model yang sedang naik daun, jadi sebenarnya yang mereka lakukan bukanlah jati diri mereka yang sebenar nya melainkan mengikuti orang lain padahal sebenarnya lebih baik mereka menjadi diri mereka masing-masing karena itu akan lebih menarik untuk dilihat dibanging yang sekarang ini sedang terjadi, saya bisa melihat 5 sampai 9 orang dari 15 orang mengunakan pakaian/asesoris yang sama, kalau saya sih bila ada yang mengunakan pakaian/asesoris yang sama pasti saya langsung pergi atau menganti dengan yang tidak sma dengan orang tersebut karena menurut saya bila ada yang sama dengan saya maka saya menjadi tidak unik lagi. Pemuda zaman sekarang itu benar-benar salah paham terhadap persepsi ketinggalan zaman, dan anak kampung maka untuk menghindari label tersebut mereka melakukan hal-hal yang bodoh bahkan mereka sampai membuang ke unik kan mereka masing-masing sehingga mereka kehilangan identitas mereka, misalkan saja biasanya orang tersebut mengenakan kacamata tetapi karena ada teman nya yang mengatakan bahwa mengenakan kacamata sudah ketinggalan zaman maka orang tersebut langsung melepas kacamata nya padahal bila dia tidak menggunakan kacamata dia tidak dapat melihat jarak jauh tetapi orang tersebut rela melakukan hal tersebut tetapi orang-orang yang disekitarnya belum tentu mengenalinya lagi tanpa kacamata nya, kasihan sekali bukan untuk hal-hal yang tidak psti dan tidak berguna orang tersebut harus banyak kehilangan.
Pemuda zaman sekarang harus diajari untuk terus menjadi dirinya sendiri bagaimanapun itu atau seburuk apapun itu tidak perlu kita untuk malu karena itu adalah jati diri kita, tidak perlu pula ditutupi karena dengan menutupi nya maka sebenarnya kita adalah memberitahu pada publik bahwa disitu adalah keburukan kita. Saat ini yang terbaik adalah menjadi diri sendiri dan memiliki ciri warna khusus yang mencerminkan diri kita untuk dapat dibedakan dengan orang lain dan warnailah dunia ini dengan warna kita sendiri jangan hanya mau diciprati warna oleh orang lain apa lagi diciprati lumpur diterima begitu saja, jika kalian bertanya bagaimana saya sendiri? Dan apa saya juga menjadi diri saya sendiri? maka dengan mudah nya saya akan menjawab tentu saja, bahkan saya memamerkan kekurangan saya kepada semua orang tanpa harus malu dan menyembunyikan kelebihan saya agar mereka mencari sendiri kelebihan saya.
Dengan tulisan ini saya berharap para pembaca sekalian dapat menjadi diri kalian masing-masing dan tidak usah lagi repot-repot mejadi orang lain karena diri kita itu pasti lebih baik dari orang lain.
Sekain dari saya, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya yang jauh dari sempurna ini dan bila ada salah-salah kata ataupun ada pihak yang tersinggung maka saya ucapkan maaf yang sebesar-besar nya.
Sampai jumpa lagi di tulisan saya yang berikut nya (^_^)…..
No comments:
Post a Comment