Thursday, February 24, 2011

Manusia dan Cinta Kasih

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang atau diri sendiri yang disertai dengan menaruh belas kasih. Walaupun cinta kasih memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, saebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan kelurga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhanya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahNya, dan berpegang teguh pada syariatNya

Cinta di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

- Cinta Diri
Cinta Diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari diri dari segala sesuatu yang membahayakan kesalahan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammd SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hal gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.
- Cinta Kepada Sesama Manusia

Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Allah ketika member isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menurus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberi pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada diri sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu.

- Cinta Seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama ntara suami dan istri. Ia merupakan factor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga

Manusia dan Kebudayaan Hasil Cipta

Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Disamping itu manusia juga memiliki akal, intelegensi, intuisi, perasaan, emosi, kemauan, fantasi dan perilaku. Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia itu sendiri adalah produk kebudayaan. Dengan kata lain, kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan manusia dapat hidup ditengah kebudayaan yang diciptakannya. Kebudayaan akan terus hidup manakala ada manusia sebagai pendudukungnya.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kebudayaan mengalami perkembangan (dinamis) sesuai dengan perkembangan manusia itu sendiri, oleh sebab itu tidak ada kebudayaan yang bersifat statis. Dengan demikian, kebudayaan akan mengalami perubahan. Mari kita lihat contoh nya, Kebudayaan di Indonesia sebenarnya sudah dipengaruhi pula oleh kebudayaan asing. Oleh karena itu, banyak percampuran antara budaya Indonesia dengan budaya asing. Namun, pada akhirnya mendarah daging menjadi budaya Indonesia. Misalnya, pakaian adat Betawi yang digunakan saat pernikahan. Pakaian tersebut merupakan campuran budaya Tionghoa dan Arab. Pakaian pengantin wanita terpengaruh budaya Tionghoa, sedangkan pakaian pengantin laki-laki terpengaruh budaya Arab. Dari warna pakaiannya pun, bisa terlihat. Merah dan emas adalah warna yang identik dengan masyarakat Tionghoa. Campuran seperti ini tentunya sudah terjadi sejak dulu, saat Indonesia didatangi negara lain. Budaya pun ikut memberi pengaruh terhadap budaya daerah dan masyarakatnya

Namun, perubahan kebudayaan sebagai hasil cipta, karsa dan rasa manusia adalah tentu saja perubahan yang memberi nilai manfaat bagi manusia dan kemanusian, bukan sebaliknya yaitu yang akan memusnakan manusia sebagai pencipta kebudayaan tersebut.

Sunday, December 5, 2010

Pelapisan Sosial & Kesamaan Derajat

Hi semua nya….

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang “Pelapisan Sosial & Kesamaan Derajat” untuk mempersingkat waktu mari kita langsung menuju isi

Di dunia ini nasib setiap orang tentu saja berbeda-beda ada yang beruntung sudah di lahirkan ke dunia ini dengan kondisi yang sempurna dan dengan keluarga yang mampu bahkan berlebihan di bidang materi dan ada pula yang dilahirkan dengan kondisi tidak sempurna atau di keluarga yang kurang mampu. Sebenar nya semua nya itu sama saja, tidak ada beda nya mau dia orang kya atau orang miskin, mau dia sempurna atau pun tidak dia juga tetap manusia kok sama seperti kita tidak perlu dibeda-bedakan, akan tetapi di mata masyarakat umum semua itu adalah hal yang berbeda dan menjadi tembok penghalang yang tidak dapat dihancur kan atau pun di tembus dengan cara apapun.

Di dunia ini semua manusia di ciptakan oleh sang pencipta dengan kesamaan derajat tanpa di bedakan sedikit pun yang membedakan hanya nasib orang tersebut bisakah orang tersebut dapat mengambil dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk hidup nya sehingga orang tersebut dapat menjadi sukses, akan tetapi di dunia nyata ini semua nya tidak seperti yang di ingin kan, di masyarakat umum masih sering sekali pembada-bedaan antara masyarakat kelas menengah atas dengan masyarakat menengah bawah, untuk mencari contoh nya tidak usah jauh-jauh kita bisa melihat di rumah sakit banyak sekali kejadian pasien yang memiliki uang lebih akan lebih di pentingkan dibanding pasien kalangan menengah ke bawah walaupun sebenar nya kondisi pasien tersebut seharus nya lebih gawat di pasien kalangan menengah kebawah tersebut, dunia ini memang tidak adil y.

kekuasaan di Negara ini seperti nya hanya di pegang oleh orang-orang elite, orang-orang yang memiliki jabatan dan nama di mata umum, orang-orang yang memiliki pendidikan hingga tingkat tinggi saja, padahal seharus nya di Negara ini yang di pentingkan adalah rakyat tetapi karena yang memegang kukuasaan adalah orang-orang elite maka hak dari rakyat banyak yang di ambil secara paksa dan rakyat pun menjadi terlantar. Rencana pembangunan dan pengaturan yang di buat untuk rakyat pun seperti nya hanya lah sebuah kalimat yang di gunakan untuk membuat rakyat percaya walaupun kenyataan nya belum tentu sama seperti yang di ucapkan seperti yang sekarang ini sering terjadi semua rencana dan peraturan yang di buat malah memberatkan rakyat dan hanya menguntungkan pemerintahan padahal mereka berkata semua iitu untuk rakyat dan semua nya akan digunakan kembali untuk pembangunan sarana yang digunakan untuk kepentingan rakyat dan apa yang kita dapat kan? Sampai sekarang tidak ada yang berubah, jadi bagaimana dengan janji mereka dan apa yang mereka lakukan? Oleh karena itu kita harus benar-benar mengetahui kenyataan yang sebenarnya dan bukan hanya bisa menunggu janji-janji orang melainkan ikut berperan aktif dalam segala aktifitas yang berhubungan dengan hidup kita sendiri.

Sekian dari saya, semoga para pembaca dapat mengerti apa yang saya tuliskan dan bila ada yang tersinggung saya mohon maaf karena saya menulis semua ini berdasarkan apa yang saya lihat dan yang saya rasakan sendiri. Sekali lagi saya minta maaf unutk salah-salah kata yang ada di tulisan saya yang masih penuh dengan kekurangan ini.

Sampai jumpa….

Thursday, November 25, 2010

Warga Negara dan Hukum

Hi pembaca….

Setelah beberapa minggu absen sekarang saya hadir kembali. Pada pertemuan kali ini saya ini mengutarakan isi pikiran saya tentang “Warga Negara dan Peranannya terhadap Negara Hukum”

Warga Negara adalah orang-orang yang tinggal di Negara tersebut dan terdaftar sebagai Warga Negara yang resmi yang di buktikan dengan memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk), akan tetapi untuk pembuatan KTP saja yang digunakan untuk bukti sebagai Warga Negara yang resmi saja menggunakan uang dan karena zaman sekarang ini semua orang sedang memikirkan tentang uang untuk kebutuhan mereka, oleh karena itu tidak semua orang memiliki KTP atau bahkan tidak terdaftar sebagai Warga Negara tidak terkecuali bagi mereka yang memang sudah tinggal di Indonesia sejak lahir pun belum tentu memiliki KTP jika tidak memiliki uang untuk biaya administrasi nya. Hukum itu sendiri berarti peraturan yang ada untuk membatasi Warga Negara agar tidak berlaku seenak nya tanpa batas.

Di Setiap Negara diberlakukan hukum yang berbeda-beda yang telah disesuai kan dengan situasi dan kondisi dari Negara tersebut agar agar tersebut dapat berjalan dengan baik dan juga dapat di terima oleh Warga Negara, karena yang melaksanakan hukum dan yang menerima hasil nya adalah Warga Negara itu sendiri. Hukum hanya lah sebuah perantara untuk menegaskan seperti sebuah pisau ataupun pedang, setajam apapun bila tidak ada yang menggunakan nya maka pisau tersebut tidak akan dapat memotong benda lain walaupun benda itu adalah benda yang mudah di potong karena pisau hanya lah sebuah alat dan tidak akan akan berguna tanpa ada yang menggunakan nya. Sebagai Warga Negara sudah seharus nya kita menjalankan hukum dengan tepat agar hukum Negara kita ini dapat berjalan dengan maksimal dan dapat terciptanya ketentraman dan terhindar nya dari tindakan-tindakan anarkis yang belakangan ini sering terjadi, menjalan kan hukum dan adalah kewajiban bagi setiap Warga Negara sebagai pemeran utama dalam menjalan kan hukum di Negara nya masing-masing karena tanpa pengerak nya hukum hanya lah pajangan yang tidak ada gunanya.

Terima kasih atas waktu yang telah diluang kan untuk membaca tulisan saya. Bila ada salah-salah kata mohon dimaaf kan

Sampai jumpa….

Friday, October 29, 2010

Be Yourself

Hi semuanya….

Para pembaca sekalian, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang “Pemuda dan Sosialisasi”, untuk mempersingkat waktu lebih baik kita langsung saja menuju isi, selamat membaca.

Setiap kali saya melihat sekitar selalu saja banyak sekali pemuda yang berhias berlebihan terlebih lagi apabila laki-laki yang berhias bagaikan peremuan, adapula yang mengunakan model rambut seperti sapu yang saya sendiri tidak mengeri untuk apa karena tidak mungkin orang itu dijadikan sapu oleh orang tua nya, yang lebih parahnya lagi banyak sekali orang yang menyebut dirinya gaul dan anak punk tetapi yang saya lihat hanyalah masusia yang membolong-bolongi tubuh nya ddengan logam malah ada yang seperti sapi pakai anting di hidung, oleh karena itu saya membuat karya tulis ini agar para pembaca dapat menyadari yang sebernarnya dan saya bisa mengeluarkan pendapat saya melalui tulisan saya ini.

Di dunia ini kita semua diciptakan berbeda-beda satu sama lain maka kita harus mensyukuri perbedaan ini dengan segala kelebihan dan kekurangan nya karena bila semuanya diciptakan sama dan sempurna hidup kita akan menjadi sangat membosankan dan sangat tidak berwarna seperti hanya ada warna putih dan hitam sedangkan dengan perbedaan yang ada maka dunia kita ini jadi lebih berwarna dan bervariasi. Selama ini yang saya lihat bisa keluar, saya hanya dapat melihat hal yang sama saja, kenapa demikian? Karena pemuda zaman sekarang hanya dapat mengikuti zaman, itu benar-benar tidak kreatif mereka hanya bisa menngikuti jejak orang lain benar-benar memalukan karena mereka bertingkah dengan sangat percaya diri padahal mereka hanya mengikuti model yang sedang naik daun, jadi sebenarnya yang mereka lakukan bukanlah jati diri mereka yang sebenar nya melainkan mengikuti orang lain padahal sebenarnya lebih baik mereka menjadi diri mereka masing-masing karena itu akan lebih menarik untuk dilihat dibanging yang sekarang ini sedang terjadi, saya bisa melihat 5 sampai 9 orang dari 15 orang mengunakan pakaian/asesoris yang sama, kalau saya sih bila ada yang mengunakan pakaian/asesoris yang sama pasti saya langsung pergi atau menganti dengan yang tidak sma dengan orang tersebut karena menurut saya bila ada yang sama dengan saya maka saya menjadi tidak unik lagi. Pemuda zaman sekarang itu benar-benar salah paham terhadap persepsi ketinggalan zaman, dan anak kampung maka untuk menghindari label tersebut mereka melakukan hal-hal yang bodoh bahkan mereka sampai membuang ke unik kan mereka masing-masing sehingga mereka kehilangan identitas mereka, misalkan saja biasanya orang tersebut mengenakan kacamata tetapi karena ada teman nya yang mengatakan bahwa mengenakan kacamata sudah ketinggalan zaman maka orang tersebut langsung melepas kacamata nya padahal bila dia tidak menggunakan kacamata dia tidak dapat melihat jarak jauh tetapi orang tersebut rela melakukan hal tersebut tetapi orang-orang yang disekitarnya belum tentu mengenalinya lagi tanpa kacamata nya, kasihan sekali bukan untuk hal-hal yang tidak psti dan tidak berguna orang tersebut harus banyak kehilangan.

Pemuda zaman sekarang harus diajari untuk terus menjadi dirinya sendiri bagaimanapun itu atau seburuk apapun itu tidak perlu kita untuk malu karena itu adalah jati diri kita, tidak perlu pula ditutupi karena dengan menutupi nya maka sebenarnya kita adalah memberitahu pada publik bahwa disitu adalah keburukan kita. Saat ini yang terbaik adalah menjadi diri sendiri dan memiliki ciri warna khusus yang mencerminkan diri kita untuk dapat dibedakan dengan orang lain dan warnailah dunia ini dengan warna kita sendiri jangan hanya mau diciprati warna oleh orang lain apa lagi diciprati lumpur diterima begitu saja, jika kalian bertanya bagaimana saya sendiri? Dan apa saya juga menjadi diri saya sendiri? maka dengan mudah nya saya akan menjawab tentu saja, bahkan saya memamerkan kekurangan saya kepada semua orang tanpa harus malu dan menyembunyikan kelebihan saya agar mereka mencari sendiri kelebihan saya.

Dengan tulisan ini saya berharap para pembaca sekalian dapat menjadi diri kalian masing-masing dan tidak usah lagi repot-repot mejadi orang lain karena diri kita itu pasti lebih baik dari orang lain.

Sekain dari saya, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya yang jauh dari sempurna ini dan bila ada salah-salah kata ataupun ada pihak yang tersinggung maka saya ucapkan maaf yang sebesar-besar nya.

Sampai jumpa lagi di tulisan saya yang berikut nya (^_^)…..

Friday, October 22, 2010

Cara Pandang Manusia

Hi reader….

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang “Individu, Keluarga dan Masyarakat”. Untuk mempersingkat waktu lebih baik kita langsung saja masuk kedalam karya tulisnya. Selamat membaca.

Banyak orang yang memandang rendah pada individu yang lainnya, biasanya mereka hanya mamndangnya sebelah mata tanpa mengetahui alasan mengapa individu tersebut terlihat ataupun bersikap seperti itu dan ada pula yang memandang suatu individu berdasarkan materi dan latar belakang dari individu tersebut. Saya sebenarnya merasa kasihan, tetapi bukan kepada individu tersebut melainkan terhadap orang-orang yang memandang dengan sudut pandang yang baru saja saya sebutkan, karena menurut saya sebenarnya orang - orang yang memandang seperti itu adalah mahkluk terrendah didunia ini, oleh karena itu saya membuat karya tulis ini agar semua orang yang membaca dapat memikirkan berulang kali sebelum menilai dan memberi label pada orang lain.

Kepribadian atau dasar dari seorang individu adalah keluarga dan masyarakat, sebelum seorang individu terjun ke masyarakat maka individu tersebut harus belajar untuk bersikap, bertindak, bersopan santun yang sesuai, bertata bicara yang baik, dan banyak hal lainnya yang digunakan untuk hidup bersama masyarakat umum. Berbagai hal harus dipelajarinya sendiri bukan hanya dari keluarga oleh karena itu individu tersebut mulai terjun ke masyarakat untuk mempelajari hal lain yang harus di kuasai oleh setiap individu yaitu bertahan hidup di dunia ini. Setiap individu memiliki cara yang berbeda-beda untuk bertahan hidup, ada yang bersikap kasar dan tidak perduli terhadap sekitarnya, hal ini terjadi karena kejadian-kejadian yang di alami nya selama hidupnya misalnya saja sejak kecil individu tersebut selalu diperlakukan kasar dan ditindas oleh karena itu individu tersebut bersikap kasar dan tidak perduli terhadap sekitarnya agar individu tersebut tidak ditindas dan tidak ada orang lain yang dekat dengan nya karena individu tersebut sudah tidak ingin melihat kebohongan dan pengkhianatan lagi. Ada pula yang bersikap manja dan tidak bisa hidup bila tidak ada orang lain hal ini biasa nya terjadi karena individu tersebut sudah terbiasa di manja dan tidak pernah hidup sendiri oleh karena itu saat tidak ada orang lain individu tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Banyak contoh lainnya bila harus disebutkan satu-persatu maka tidak akan ada habisnya

Keluarga merupakan awal dari terbentuknya seorang individu karena tidak akan ada individu yang tidak memiliki keluarga, bagaimana bisa seorang individu tidak meiliki ayah dan ibu? Masa lahir dari batu. Individu tidak akan bisa hidup dimasyarakat jika tidak memulai nya dari keluarga oleh karena itu keluarga adalah dasar dan yang paling pertama dalam terbentuknya seorang individu, tetapi bukan berarti keluarga adalah pembentuk utama bagi seorang individu karena sebenarnya keluarga paling tidak hanya memberikan 30% dan sisanya berasal dari masyarakat umum yang selalu individu tersebut temui hal ini berarti keluarga hanyalah memberika dasarnya saja untuk individu tersebut.

Oleh karena itu kita tidak boleh memandang setiap individu dengan sebelah mata karena semua yang individu tersebut lakukan bukan hal yang dapat dipilih secara pasti seperti keluarga, tidak ada seorang pun di muka bumi ini yang dapat memilih orang tua nya oleh karena itu kita tidak boleh memandang individu tersebut dari latar belakangnya karena yang membentuk individu tersebut bukan lah keluarga saja melainkan keluarga, masyarakat dan pula setiap individu yang berhadapan atau bertatap muka dengannya jadi kita harus memandang individu tersebut dari apa yang dapat dilakukannya.

Saya berharap karya tulis saya ini dapat berguna bagi para pembaca dan apabila ada kesalahan mohon dimaafkan

Sekian dari saya, Sampai jumpa

See You Next Time….

Friday, October 15, 2010

Kebudayaan, Dasar dari Kepribadian

Hi there…

            Saya ingin mengungkapkan isi pikiran saya yang berbentuk tulisan diblog saya ini yang bertemakan “Kebudayaan dan Kepribadian” semoga berguna dan selamat membaca.

            Berbicara tentang kepribadiaan, kepribadiaan adalah hal dasar dari bagaimana setiap manusia bersikap ataupun berbicara. Kepribadian terbentuk dari hal-hal yang manusia itu temui dan pelajari dengan kata lain setiap hari yang manusia itu hadapi akan membentuk kepribadian nya mulai dari kecil,dewasa dan sampai meninggal dunia pun manusia itu akan terus belajar dan membentuk kepribadian nya. Yang mempengaruhi manusia itu untuk memiliki kepribadian nya adalah orang-orang di sekitar nya yang setiap hari di temui, lingkungan tempat manusia itu tinggal, dan yang paling besar pengaruh nya bagi kepribadian adalah kebudayaan atau adat oleh karena itu tidak mengherankan bila kita menemui manusia yang memiliki kepribadian yang sama sekali tidak sama yang berasal dari daerah yang berbeda hal ini di karena kan mulai dari manusia itu kecil sudah terbiasa dengan kebudayaan daerahnya yang berbeda dengan kebudayaan daerah kita, contoh nya saja orang batak yang terbiasa berbicara dengan suara lantang yang sekarang ini tinggal di jogja bertemu dengan orang dari daerah jogja saat mereka berbicara sangat terasa sekali perbedaan nya si orang batak berbica dengan suara yang lantang seperti orang yang sedang marah-marah walaupun sebenarnya orang tersebut tidak marah tetapi karena perbedaan kebudayaan orang jogja tersebut yang terbiasa berbicara dengan suara yang pelan dan lembut bisa terjadi kesalah pahaman sehingga terjadi kesenjangan sosial. Oleh karena itu saya membuat tulisan ini, agar para pembaca mengetahui perbedaan kebudayaan dapat membentuk kepribadian seseorang dan tidak langsung menganggap hal yang berbeda dengan yang setiap hari kita hadapi atau kebiasaan itu salah atau buruk, bukankah dengan adanya perbedaan hidup kita jadi lebih berwarna dan lebih menarik dari pada hanya hal itu-itu saja yang kita hadapi setiap hari kalau saya sih bisa mati bosan menghadapinya.

            Kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat di pisahkan dari kepribadian hal ini terjadi oleh karena manusia akan menyerap kebudayaan yang dia terima selama hidupnya, saat manusia dilahirkan maka manusia tersebut akan dibesarkan dengan kebudayaan orang tua nya sehingga ia tidak dapat memilih kepribadian nya sendiri dikarenakan kebudayaan disekelilingnya yang langsung dia terima walaupun dia tidak menginginkannya.

Sangat disayangkan kalau kita memahami budaya hanya dari sisi yang sempit. Oleh karena itu perlulah kita memandang budaya secara luas agar pemahan dan pengertiannya pun tidak salah. Di dunia ini banyak ahli yang hidup, sehingga rasanya perlu untuk kita mengetahui beberapa pendapat yang mereka kemukakan dalam hal ini tentang kebudayaan..
Definisi budaya sendiri menurut:
• Koentjaranigrat menyebutkan bahwa kata kebudayaan berasal dari kata sansekerta yang artinya buddhaya yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi atau akal. Dengan demikian, kebudayaan bisa diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akal.
E.B. Taylor mengukapkan budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hokum, adapt istiadat, serta kebiasaan lainnya yang dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
• Linton juga mengukapkan budaya adalah keseluruhan pengetahuan, sikap, dan pola perilaku yang merupakn kebiasaan yang dimilki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.
Selain ketiga ahli diatas, tidak ketinggalan Kluckhon dan Kelly juga memberikan pengertian budaya menutut pemahaman yang mereka milki. Yang menurutnyta budaya adalah semua rancangan hidup tercipta secara histories, baik yang eksplit maupun implicit, rasional, irasional yang ada pada suatu waktu sebagai pedoman yang potensial untuk perilaku manusia.

            Ada pula kebudayaan dari orang asing, kita ambil saja contoh nya budaya orang Amerika yang sama sekali tidak cocok dengan budaya Indonesia kita ambil saja contoh nya bagi mereka berciuman di depan umum itu hal yang biasa tetapi beda hal nya di Indonesia jika ada yang berciuman didepan umum maka mereka dianggap bertindak tidak sopan dan melanggar adat setempat belum lagi adat di Aceh yang sangat ketat bila ada orang yang melakukan hal tersebut saya tidak tahu lagi apa yang akan terjadi terhadap orang tersebut. Tetapi yang dibawa oleh budaya asing bukan hanya hal-hal negatif, banyak sekali hal positif yang ikut terbawa oleh budaya asing tetapi kita tidak menyadarinya saja misalnya saja perkembangan ternologi yang mereka bawa membuat kehidupan menjadi lebih mudah, masih banyak lagi pengaruh positif yang lain nya, mengapa tidak kalian cari sendiri saja contohnya karena dengan mencari tahu yang tidak kita ketahui akan membuat hidup lebih menyenangkan.

Kebudayaan bukan hanya berasal dari suatu daerah tertentu saja tetapi juga bisa terbentuk dari gabungan beberapa daerah karena terjadinya perpindahan penduduk dari daerah yang berbeda dan berkumpul bersama sehingga terbentuk nya kebudayaan atau adat yang baru karena terbiasanya mereka menghadapai kabudayaan dari orang lain dan tanpa sadar menggabungkannya, contohnya saja kebudayaan modern, kebudayaan modern adalah kebudayaan yang digabungkan dengan budaya asing atau dengan teknologi modern seperti pembuatan batik yang dulu menggunakan tangan dengan alat bernama “Canting” tetapi pada zaman sekarang ini sudah dapat dibuat menggunakan sistem cetak.

            Didunia ini banyak sekali perbedaan kebudayaan bahkan di Negara kita ini saja banyak sekali terjadi perbedaan kepribadian yang sangat mencolok karena banyaknya kebudayaan yang berbeda-beda oleh karena itu kita harus dapat menerimanya tetapi bukan hanya menerimanya mentah-mentah tetapi kita harus menyaringnya mana yang baik untuk kita maka kita pelajari dan kita serap tetapi bagi hal yang buruk maka kita buang dan jangan sampai terpengaruh.

            Apa bila ada salah-salah kata saya mohon dimaafkan. Saya berharap para pembaca dapat mengerti apa yang saya tulis dan semoga yang saya tulis dapat berguna dan bermanfaat bukan hanya untuk saya sendiri tetapi untuk para pembaca sekalian. Sekian dari saya dan terima kasih atas waktu yang telah diluangkan untuk membaca karya saya yang masih jauh dari sempurna ini. Sampai jumpa di lain waktu

See ya…..